Kamis, 26 April 2012

Renungan Diri


Illahi lastu lilfirdausi ahla,
Walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi,
Fainaka ghafirudz- dzanbil azhimi...

Dzunubi mutslu a’daadir- rimali,
Fahabli taubatan ya Dzal Jalaali,
Wa ‘umri naqishu fi kulli yaumi,
Wa dzanbi zaaidun kaifa –htimali

Illahi ‘abdukal ‘aashi ataak,
Muqirran bi dzunubi wa qad da’aaka
Fain taghfir fa anta lidzaka ahlun,
Wain tadrud faman narju siwaaka


 
Wahai Tuhanku.. aku sebetulnya tak layak masuk surgaMu,
Tapi.. aku juga tak sanggup menahan amuk nerakaMU,
Karena itu mohon terima taubatku ampunanku dosaku,
Sesungguhnya Engkaulah maha pengampun dosa-dosa besar
Dosa-dosaku bagaikan bilangan butir pasir
Maka berilah ampunkan oh Tuhanku yang Maha Agung

Setiap hari umurku terus berkurang
Sedangkan dosaku terus menggunung,
Bagaimana aku menanggungkannya

Wahai Tuhanku, hamba-Mu yang pendosa ini
Datang bersimpuh ke hadapan-Mu
Mengakui segala dosaku
Mengadu dan memohon kepada-Mu

Kalau Engkau ampuni itu karena
Engaku sajalah yang bisa mengampuni
Tapi kalau Engkau tolak, kepada siapa lagi kami mohon
Ampun selain kepada-Mu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar