Menurut gue, ada 2 jenis cuek. Ini berdasarkan hasil pengalaman gue. Kalian tau kan, ‘pengalaman adalah guru yang sangat berharga’. Ga bakal ada kalian cari di toko besi, do toko baju, toko kue, toko elektronik, toko apa aja dah, semua toko. Hanya ada di ‘toko’ otak, waktu, dan kejadian *gaje banget sih :D oke mari kita bahas
Pertama, cuek aktif. Orang-orang cuek aktif ini adalah orang yang masih peduli dengan seseorang di hati mereka. Meskipun sikap mereka cuek bin dingin, tapi sebenarnya di hati mereka, mereka sangat menyayangi someone special di hati mereka. Hal itu terbukti ketika someone special pergi meninggalkan mereka, mereka akan lemah saat itu. Dan identitas diri mereka sesungguhnya akan terlihat disini. Dengan kejadian itu, mereka kan menjadi lebih dewasa sebelumnya. Mereka juga adalah orang yang penuh kejutan dan romantis.
Kedua, cuek pasif. Nah, kalau orang-orang cuek pasif ini memang tidak pernah perduli dengan someone special di hati mereka. Mereka hanya solid dengan teman, dan jarang sekali yang memikirkan someone special, bahkan mungkin bisa di bilang, mereka tidak mempunyai someone special. Tapi, mereka adalah orang-orang yang romantis, mereka mendapatkan pelajaran romantis itu dari teman mereka. Karena mereka lebih banyak menghabiskan waktunya dengan teman-temannya saja, dan itu artinya mereka lebih banyak sharing dengan teman dari mana saja. Tapi, ketika nanti suatu saat mereka berubah tidak cuek lagi, percayalah mereka adalah orang yang sangat perduli dengan someone specialnya. Intinya mereka supel dengan semua teman, tapi vakum untuk someone special. Ketika mereka berubah, mereka akan benar-benar menjadi lebih baik dan bahkan sangat baik dari sebelumnya. Selama yang gue tau, orang cuek adalah orang yang emang ga pernah peka dengan keadaan sekitar khususnya someone special mereka. Tapi percayalah, sesungguhnya mereka punya hati yang tulus untuk menyayangi seseorang.
Banyak juga orang yang bilang begini, ‘kalau ada yang cuek dengan lo, cuekkin balik aja biar dia ngerasa dan sadar’. Kalimat ini ada benarnya, tapi ada juga salahnya. Benarnya, kalau kita melakukan hal yang sama, katanya mereka akan sadar, tapi salahnya kalau cuek di bales cuek, kapan selesainya ?? pokonya semua itu tergantung dari diri masing-masing. Kalau orang cuek itu sadar akan prilakunya, harusnya sedikit demi sedkit dia belajar untuk perduli. Karena, mereka yang terkena dampak cuek itu, akan merasa tidak dianggap dan serba salah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar